Categories
News

Wajib Tahu Inilah 3 Penyebab Mimisan

Hampir semua orang pernah mengalami mimisan, paling tidak sekali seumur hidup. Biasanya mimisan tidak membahayakan, tetapi pendarahan di hidung ini bisa mengganggu dan membuat anda tidak nyaman.

Mimisan bisa terjadi pada semua kalangan usia, namun anak-anak merupakan kelompok usia yang paling banyak mengalami mimisan.

Mimisan dapat terjadi karena berbagai sebab, mulai dari yang ringan sampai dengan penyebab yang erat kaitannya dengan kondisi kesehatan kamu.

Dinding dalam hidung kita penuh dengan pembuluh darah kecil yang mudah pecah, sehingga rentan terjadi mimisan. Berikut ini beberapa hal yang menjadi penyebab mimisan

1.Cedera hidung

Cedera pada hidung bisa terjadi ketika seseorang mengalami benturan atau terjatuh. Cedera ini bisa mengakibatkan pembuluh darah di lubang hidung pecah hingga darah mengucur melalui hidung. Kondisi ini biasanya berlangsung dalam waktu yang singkat.

Namun jika pendarahan tidak berhenti dalam 20 menit atau mengalami kesulitan bernapas, anda bisa periksa ke dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

2.Sinusitis

Sinusitis merupakan peradangan pada sinus hidung, yaitu rongga kecil antara tulang dahi dan pipi. Peradangan tersebut membuat pembuluh darah rentan pecah dan area sekitar sinus menjadi memerah.

Kondisi ini jangan dianggap ringan, karena jika keluar darah mimisan berwarna gelap serta bau tak sedap, bisa jadi hal tersebut menandakan kondisi yang lebih buruk misalnya infeksi.

Cara sederhana mencegah sinuitis adalah dengan mencuci hidung setiap hari. Selain itu, mencuci hidung tiap hari dapat menjaga kelembaban hidung agar tidak kering serta menghilangkan kotoran-kotoran yang berada di dalam hidung.

3.Alergi

Mimisan juga bisa terjadi pada orang yang alergi terhadap polusi atau penyebab lainnya seperti asap kendaraan, debu, pasir, asap rokok, bulu binatang, jamur, maupun karena serbuk sari bunga.

Alergi sendiri sebenarnya bukanlah penyebab mimisan secara langsung, tetapi menjadi faktor pemicu terjadinya mimisan.

Bagi orang yang sensistif terhadap debu misalnya, hidung akan terasa gatal disertai ingus yang terus keluar.

Jika kondisi ini tidak kunjung berhenti, orang cenderung untuk terus-menerus menggosok hidung. Gesekan yang diterima ketika menggosok hidung tersebut bisa membuat pembuluh darah pada hidung pecah kemudian berdarah.

Categories
Pendidikan

Contoh Present Tense Verbal dan Nominal Untuk Dipelajari

Bahasa Inggris memang merupakan salah satu jenis bahasa yang banyak digunakan dan ada banyak cara untuk mempelajarinya salah satunya di tempat kursus IELTS

Dan kali ini kita akan membahas present tense dapat ditunjukan menggunakan dua cara, yaitu menggunakan kata kerja atau verba dan menggunakan tobe atau disebut kalimat nominal. Berikut ini adalah kedua contoh present tense.

Contoh present tense ini dapat dikenali dari penggunaan kata kerja bentuk pertama. Contoh selengkapnya adalah sebagai berikut.

The bus leaves at 11.00 a.m. (Bus berangkat pukul 11.00 pagi.)
The bus does not leave at 11.00 a.m. (Bus tidak berangkat pukul 11.00 pagi.)
Does the bus leave at 11.00 a.m?(Apakah bus berangkat pukul 11.00 pagi?)

He write a song for my girlfriend. (Dia menulis lagu untuk pacarku.)
He don’t write a song for my girlfriend. (Dia tidak menulis lagu untuk pacar saya.)
Do he write a song for my girlfriend? (Apakah dia menulis lagu untuk pacar saya?)

They have a meeting now. (Mereka ada rapat sekarang.)
They don’t have a meeting now. (Mereka tidak ada rapat sekarang.)
Do they have a meeting now?(Apakah mereka ada rapat sekarang?)

Winda needs a calculator. (Winda membutuhkan kalkulator.)
Winda doesn’t need a calculator. (Winda tidak membutuhkan kalkulator.)
Does Winda need a calculator? (Apakah Winda membutuhkan kalkulator?)

She want to go to the festival. (Dia ingin pergi ke festival.)
She don’t want to go to the festival. (Dia tidak ingin pergi ke festival.)
Do she want to go to the festival? (Apakah dia ingin pergi ke festival?)

She likes banana. (Dia suka pisang.)
She doesn’t like banana. (Dia tidak suka pisang.)
Does She like banana? (Apakah Dia suka pisang?)

You speak Sundanese. (Anda berbicara bahasa Sunda.)
You don’t speak Sundanese. (Anda tidak bisa bahasa Sunda.)
Do you speak Sundanese? (Apakah kamu berbicara bahasa Sunda?)

We have time for a speak. (Kami punya waktu untuk berbicara.)
We don’t have time for a speak. (Kami tidak punya waktu untuk berbicara.)
Do we have time for a speak? (Apakah kita punya waktu untuk berbicara?)

Doni plays chess in the mornings. (Doni bermain catur di pagi hari.)
Doni doesn’t play chess in the mornings. (Doni tidak bermain catur di pagi hari.)
Does Doni play chess in the mornings?(Apakah Doni bermain catur di pagi hari?)

Contoh Present Tense Nominal

Contoh present tense ini dapat dikenali dari penggunaan tobe am, is, are, setelah subyek kalimat. Contoh selengkapnya adalah sebagai berikut.

She is tired to write essay. (Dia lelah menulis esai.)
She is not tired to write essay. (Dia tidak lelah menulis esai.)
Is she tired to write essay? (Apakah dia lelah menulis esai?)

We are the winner. (Kami adalah pemenangnya.)
We are not the winner.(Kami bukan pemenangnya.)
Are we the winner?(Apakah kita pemenangnya?)

He is sixteen years old. (Dia berumur enam belas tahun.)
He is not sixteen years old. (Umurnya belum enam belas tahun.)
Is he sixteen years old?(Apakah dia berusia enam belas tahun?)

That is rabbit. (Itu kelinci.)
That is not rabbit. (Itu bukan kelinci.)
Is that rabbit? (Apakah itu kelinci?)

We are students in junior high school. (Kami adalah siswa di sekolah menengah pertama.)
We are not students in junior high school. (Kami bukan siswa di sekolah menengah pertama.)
Are they students in junior high school?(Apakah mereka siswa sekolah menengah pertama?)

Toni is my new boyfriend. (Toni adalah pacar baruku.)
Toni is not my new boyfriend. (Toni bukan pacar baruku.)
Is Toni your new boyfriend?(Apakah Toni pacar baru Anda?)

They are in the backyard. (Mereka ada di halaman belakang.)
They are not in the backyard. (Mereka tidak di halaman belakang.)
Are they are in the backyard? (Apakah mereka ada di halaman belakang?)

Itulah tadi beberapa contoh present tense, baik yang menggunakan kata kerja atau pun yang menggunakan tobe. Contoh di atas disajikan dalam bentuk positif, negatif, dan interogatif berturut-turut dari atas ke bawah.