Categories
News

Gaduh Kuningan Karena Aguan Bag10

Setelah meminta masukan jaksa dan tim satuan tugas, pimpinan KPK akhirnya sepakat mencabut cekal Aguan dan anaknya. Sepekan berselang, dalam gelar perkara dengan tim yang sama, pimpinan meralat keputusan itu. Menurut seorang pejabat menengah di KPK, dalam gelar terakhir itu, dua pemimpin KPK meminta cekal Aguan tetap dicabut karena statusnya bukan saksi kunci dan selama ini kooperatif. Dua orang yang dimaksud adalah Alexander Marwata dan Saut Situmorang. Sedangkan Agus Rahardjo, Laode, dan Basaria Panjaitan meminta cekal tidak dicabut supaya tidak menimbulkan kegaduhan. Basaria tidak membantah adanya perbedaan di kalangan internal pimpinan. Dia juga tidak menepis lembaganya memiliki bukti kuat untuk menjerat Aguan. ”Ini soal bukti, bukan karena tidak berani,” katanya. Adapun Alexander Marwata menjawab singkat soal itu. ”Perbedaan itu biasa, intinya pimpinan kompak,” ujarnya.

Categories
Parenting

Meringankan Gejala Hipotensi

Jika gejala hipotensi muncul, lakukan beberapa hal ini: • Berbaring menyamping ke kiri. Dengan berbaring, jantung tidak melawan gravitasi sehingga tidak bekerja terlalu keras saat memompa darah ke seluruh tubuh. Selain itu, pembuluh aorta terletak di sisi kanan tubuh.

Baca juga : Beasiswa S1 Jerman

Bila Mama berbaring menyamping ke kiri, pembuluh aorta tidak tertekan dan sirkulasi darah Mama lebih lancar, termasuk alirah darah menuju janin. • Hindari berbaring telentang, khususnya setelah usia kehamilan di atas 16 minggu. Pada saat itu bobot janin telah melebihi 100 g di luar berat air ketuban, plasenta, dsb. Beban pada rahim tersebut akan menekan pembuluh darah utama, sehingga mengurangi aliran darah ke seluruh tubuh. • Jangan melakukan perubahan posisi dengan mendadak, semisal dari duduk ke berdiri atau dari tidur ke duduk.

Lakukan perubahan posisi dengan perlahanlahan. • Hindari berdiri terlalu lama dan jangan segera berdiri setelah makan. ‘uduklah atau berbaring beberapa saat setelah makan untuk menyeimbangkan tekanan darah. • Lebih sering makan hingga beberapa kali sehari dalam porsi kecil-kecil (untuk menjaga agar tidak terjadi lonjakan bobot tubuh, karena cara ini dapat mencegah terjadinya penurunan tekanan darah setelah makan.

Langkah Tepat Mencegah Plasenta Previa

Posisi plasenta yang menutupi serviks dapat menyebabkan perdarahan menjelang akhir kehamilan. Selain itu, mamil juga berisiko mengalami komplikasi kehamilan, sehingga harus melahirkan sebelum waktunya. Jika kondisi ini terdeteksi sejak awal, dokter dapat menentukan langkah yang tepat agar mamil dapat melahirkan dengan selamat. Cara termudah untuk mencegah dampak plasenta praevia adalah dengan menjalani pemeriksaan  ultrasonografi (USG) saat usia kehamilan sekitar 16-20 minggu, dan diulangi lagi begitu masuk trimester 3.

Redakan Wasir Dengan Berendam Air Hangat

Hemoroid atau wasir selama kehamilan bisa mengganggu Mama. Terlalu lama duduk bisa menjadi salah satu penyebab, karena posisi ini memberi tekanan pada pembuluh darah di area bokong dan rektum. Selain itu, kurangnya aktivitas fisik dan minum juga bisa jadi penyebabnya. Redakan hemoroid dengan berendam sejenak di bak mandi berisi air hangat. Jika Mama sering harus duduk lama saat bekerja di kantor, sempatkan diri untuk beristirahat dan berjalan-jalan sejenak, misalnya untuk mengambil minum. Ini akan membuat Mama lebih banyak bergerak sekaligus mengonsumsi lebih banyak cairan.

Sumber : https://ausbildung.co.id/